Musrenbang Dalam Rangka RKPD 2027 Digelar, Pemkab Subang Fokus Percepat Infrastruktur dan Pemerataan Pembangunan
27 Jul 2026
Umum
Dilihat 0 kali
Pemerintah Kabupaten Subang melalui BP4D menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 Tahun Anggaran 2026 di Aula Pemda Subang, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan ini berlangsung meriah dengan melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan daerah.
Pelaksanaan Musrenbang ini mengacu pada Pasal 22 ayat (4) Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, yang menyebutkan bahwa Kepala Bappeda menyelenggarakan Musrenbang dalam rangka penyusunan RKPD.
Pemerintah Kabupaten Subang melalui BP4D melaksanakan kegiatan ini dengan menjunjung prinsip efisiensi, efektivitas, transparansi, akuntabilitas, dan sinergi, serta memprioritaskan kepentingan umum.
Bupati Subang, Reynaldi Putra Andita B.R., S.IP yang akrab disapa Kang Rey, membuka secara langsung kegiatan Musrembang RKPD Tahun 2027 Tahun Anggaran 2026.
Dalam sambutannya, arah pembangunan Kabupaten Subang ke depan akan difokuskan pada penguatan konektivitas wilayah melalui pembangunan infrastruktur yang merata.
Kang Rey menekankan pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Menurutnya, infrastruktur merupakan fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta memastikan layanan publik seperti kesehatan dan pendidikan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga pelosok.
Ia menyebutkan, pada tahun 2027 Pemerintah Kabupaten Subang menargetkan perbaikan jalan rusak sepanjang 2.143 kilometer. Target tersebut menjadi komitmen nyata dalam menghapus ketimpangan akses antarwilayah, baik dari sisi ekonomi maupun pelayanan publik.
Lebih lanjut, Kang Rey menyampaikan bahwa konektivitas antarwilayah menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang merata. Tanpa infrastruktur yang memadai, pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi tidak akan berjalan optimal.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, camat, kepala desa, hingga masyarakat. Sinergi tersebut dinilai krusial agar program pembangunan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Selain sektor infrastruktur, pemerintah daerah juga memberikan perhatian pada peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan. Rencana pembangunan rumah sakit di wilayah utara dan selatan Subang, serta peningkatan layanan puskesmas, menjadi bagian dari agenda prioritas lanjutan.
Kang Rey berharap seluruh program yang dirancang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta menghadirkan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Subang.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah.
Sementara itu, Kepala BP4D Kabupaten Subang, Iwan Syahrul Anwar, S.STP., menyampaikan bahwa Musrenbang RKPD Tahun 2027 melibatkan berbagai unsur, mulai dari perangkat daerah, camat, kepala desa, organisasi profesi, hingga masyarakat.
Ia menjelaskan, penyusunan RKPD telah melalui tahapan yang sistematis, dimulai dari kick off meeting, Musrenbang tingkat desa dan kecamatan, forum konsultasi publik, hingga forum perangkat daerah. Proses tersebut juga melibatkan partisipasi masyarakat secara inklusif, termasuk anak, perempuan, dan penyandang disabilitas.
Menurutnya, prioritas pembangunan Kabupaten Subang tahun 2027 difokuskan pada sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Iwan juga menekankan pentingnya sinkronisasi perencanaan antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan nasional agar program pembangunan dapat berjalan selaras dan efektif.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pemerintah daerah turut mengusulkan sejumlah program strategis, seperti pengembangan fasilitas puskesmas, pengadaan ambulans, serta peningkatan layanan kesehatan guna menjangkau masyarakat secara lebih optimal.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan BP4D Kabupaten Subang menginisiasi Subang Innovation Festival sebagai upaya mendorong lahirnya inovasi daerah dalam rangka percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.
Di sisi lain, Ketua DPRD Kabupaten Subang, Victor Wirabuana Abdurachman, menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah dan tidak boleh dipandang sekadar sebagai agenda rutin tahunan.
Ia menyatakan bahwa DPRD memiliki fungsi anggaran, pengawasan, dan legislasi, sehingga berkomitmen untuk memastikan proses perencanaan berjalan secara transparan, partisipatif, dan akuntabel.
Victor juga berharap seluruh usulan dari tingkat desa hingga kecamatan dapat dikaji secara cermat berdasarkan skala prioritas dan urgensi, sehingga program yang dihasilkan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
DPRD, lanjutnya, akan terus mengawal seluruh tahapan perencanaan hingga pelaksanaan program pembangunan guna memastikan kebijakan yang diambil berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemerataan pembangunan, serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Sebagai representasi masyarakat, DPRD juga menghimpun aspirasi melalui kegiatan reses yang kemudian dirumuskan dalam pokok-pokok pikiran DPRD dan diserahkan kepada Bupati Subang sebagai bahan penyusunan program pembangunan.
"Kami mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dan berperan aktif dalam memberikan masukan demi mendorong kemajuan dan perkembangan Kabupaten Subang," tutupnya.